OPERATION SYSTEM SUPPORT

OPERATION SYSTEM SUPPORT
(SISTEM OPERASI PENDUKUNG) 

Baiklah pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit membahas tentang apa itu Sistem Operasi Pendukung. Mungkin banyak dari kawan-kawan yang sudah duluan mengetahuinya, tapi disini saya hanya sedikit mengulangkaji dan juga sebagai tugas kuliah..
Sebelum itu saya minta maaf jika ada yang kurang tepat dalam penulisan, saya berharap adanya kritik dan saran dari pembaca
J
Baiklah, saya akan menjelaskan apa itu Sistem Operasi
Sistem Operasi/Operation System adalah sebuah program yang bekerja sebagai penghubung antara user(pemakai) dengan perangkat keras (komputer). Dengan adanya sistem operasi tersebut membuat sistem komputer lebih nyaman untuk digunakan.
Ada beberapa komponen sistem komputer,
  1. Hardware, ini merupakan sumber daya yang paling utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output (I/O). 
  2. Operasi Sistem, yaitu mempunyai tugas untuk melakukan kontrol dan koordinasi penggunaan perangkat keras (hardware) pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda. 
  3. Aplikasi Program, adalah cara untuk menetapkan sumber daya sistem yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputerisasi dari user, contohnya seperti compiler, sistem basis data, video games, program bisnis dan lain-lain. 
  4. User/pengguna yang menggunakan sistem, yaitu terdiri dari orang, mesin atau komputer lain. 


Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat
pada Gambar.

Jadi, Operasi sistem didefinisikan juga sebagai :
  • Resource alocator; Yaitu, sistem operasi yang mengatur dan mendanai sumber daya.
  • Program kontrol ; Yaitu, Sistem operasi yang melakukan kerja kontrol eksekusi dari program user dan operasi input output I/O.
  • Kernel; Yaitu, Sistym operasi  program yang berjalan sepanjang waktu (selain program aplikasi).  




Peran Sistem Operasi
Ada 4 peran dalam sistem operasi yang ingin saya jelaskan, yaitu :
  1. Memberi pengaturan pada fasilitas komputer, memberikan layanan untuk pemrogram, dan menjadwal eksekusi program.
  2. Menghubungkan hardware dari pemrogram. 
  3. Memberikan interface yang bagus untuk bisa menggunakan system.
  4.  Mengontrol eksekusi program-program aplikasi yang memerlukan fasilitas dan pelayanan hardware komputer.

Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
Ada tujuan serta fungsi dari Operasi Sistem :
1.            Convenience:
Tujuan Convenience menempatkan system operasi pada :
·         Kedudukan mesin semu
·         Asas kedudukan pengindahan
·         Kedudukan penyembunyian
2.            Lebih Nyaman: Pada suatu operasi sistem akan membuat sistem komputer lebih mudah untuk digunakan.
3.            Efisien : Operasi sistem memungkinkan sistem fasilitas komputer dapat digunakan dengan cara yang lebih efisien.
4.            Ability to evolve :
                    Ability to evolve menempatkan sistem operasi sebagai :
·         Sistem operasi memisahkan pemakaian komputer dari sumber daya
·         Sistem operasi akan mengatur pemakaian sumber daya diantara para pemakai komputer.
Operasi Sistem sebagai Interface Pengguna/Komputer 
Sistem operasi dapat juga menyembunyikan detail hardware dari sipemrogram dan menyediakan interface yang nyaman untuk sipemrogram. Sistem operasi berfungsi sebagai media antara hardware komputer dengan pemrogram untuk  mengakses dan menggunakan fasilitas layanan tertentu.
Ada beberapa layanan yang Diberikan Sistem Operasi yang masih belum banyak diketahui, seperti :
1.      Pembuatan Program
      Sistem operasi ternyata menyediakan berbagai fasilitas layanan kepada pemrogram untuk pembuatan program kedalam bentuk utilitas (general utilities).
2.      Program Eksekusi
            Sistem operasi melakukan penanganan pemuatan instruksi dan data terkirim ke memori utama, pada perangkat input/output (I/O) dan inisialisasi file, dan penyiapan fasilitas.
3.      Akses ke Perangkat I/O
            Operasi sistem menangani set instruksi I/O atau sinyal kontrol untuk keperluan operasi.
4.      Akses Terkontrol ke File
            Sistem operasi dapat juga menyediakan perlindungan untuk mengontrol sebuah akses ke fasilitas yang digunakan secara bersama.
5.      Akses Sistem
      Operasi sistem mengontrol akses ke sistem sebagai keseluruhan dan ke sumber daya sistem tertentu.


Jenis-jenis Sistem Operasi
         Perbedaan jenis sistem operasi didasarkan pada karakteristik. Karakteristik dibagi menjadi 2 dimensi:
a.       Dimensi pertama:
Ditinjau dari segi interaksi pemakai dengan sistem komputer, ada dua jenis sistem operasi yang independen, yaitu: sistem bersifat interaktif dan sistem bersifat batch.
b.      Sistem interaktif
                              Pengguna/pemrogram dapat melakukan interaksi secara langsung dengan komputer,  biasanya melalui keyboard/layar monitor, untuk meminta eksekusi  tugas atau membentuk transaksi.
c.       Sistem batch
Program-program pengguna ditampung bersama-sama (secara offline) dengan seorang pengguna lainnya dan kemudian barulah diserahkan ke sistem operasi oleh operator komputer tersebut. Program diselesaikan, hasilnya dicetak dan dikembalikan ke pengguna. Sistem batch yang murni sudah sangat jarang kita temukan saat ini.
d.      Dimensi kedua:
Ditinjau dari segi banyaknya program yang dieksekusi secara relevan, disini ada dua jenis sistem operasi, yaitu: sistem yang menggunakan Multiprogramming dan sistem yang tidak menggunakan Multiprogramming yaitu: Uniprogrammed / One task at a time.
e.       Dimensi Multiprogramming
                              Prosesor selalu berada dalam keadaan sibuk jika prosesor mengerjakan lebih dari satu program pada saat yang bersamaan, sebagian program dimuatkan ke dalam memori,
Prosesor beralih dengan cepat dari satu program ke program lainnya
Bila menggunakan sistem interaktif, menerapkan time sharing
Ada juga persyaratan lain untuk meningkatkan kecanggihan dengan sistem operasi tipe batch yaitu manajemen memori dan penjadwalan.

Sekarang saya ingin menunjukkan tabel dari beberapa jenis sistem operasi
Tabel Jenis Sistem Operasi

Batch System
Interactive System
Uniprogrammed / One task at a time
Simple batch
Dedicated system
Multiprogrammed
Sophisticated batch
Time sharing
 

Jadi, menurut tabel diatas ada empat jenis sistem operasi secara umum:
1.Sistem Batch sederhana
2.Sistem Batch canggih
3.Sistem Multiprogramming
4.Sistem Time Sharing




Previous
Next Post »